Berita

Juru bicara kementerian luar negeri Vietnam Le Thi Thu Hang/Net

Dunia

Vietnam Beri Peringatan untuk China: Latihan Maritim di Laut Timur Melanggar Zona Ekonomi Eksklusif

RABU, 09 MARET 2022 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Vietnam meminta China untuk tidak melanggar zona ekonomi eksklusif dan landas kontinennya, menyusul pengumuman Beijing tentang latihan militer di Laut Timur.

Juru bicara kementerian luar negeri Le Thi Thu Hang mengatakan China seharusnya tidak mengambil tindakan yang memperumit situasi di Laut China Selatan. China semestinya membantu menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas regional.

China telah mengadakan beberapa latihan di Laut Timur baru-baru ini. Administrasi Keselamatan Maritim China (MSA) mengumumkan pada 4 Maret, bahwa latihan militer akan dimulai pada hari itu dan berakhir pada 15 Maret. MSA juga memperingatkan bahwa semua kapal harus menjauh dari wilayah laut, di mana hal itu telah memicu ketegangan.


“Bagian dari wilayah maritim yang disebutkan di atas adalah milik zona ekonomi eksklusif Vietnam dan landas kontinen sebagaimana ditentukan berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982," tegas Hang, seperti dikutip dari surat kabar Tuoi Tre.

Hang menegaskan Vietnam telah melakukan pembicaraan dengan China mengenai masalah ini.

Vietnam menuntut agar China menghormati dan tidak melanggar zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen sebelumnya, dan tidak mengambil tindakan untuk memperumit situasi, sehingga berkontribusi pada pemeliharaan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Laut Vietnam Timur, lanjut Hang.

Vietnam selalu mengikuti perkembangan di Laut Timur dan menjalankan hak berdaulat dan yurisdiksinya sesuai dengan hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya