Berita

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif/Net

Jaya Suprana

Menghayati Wejangan Begawan Pancasila

SELASA, 08 MARET 2022 | 09:29 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DENGAN clickbait judul profokatif “Bangsa Miring”, sang Begawan Pancasila, Yudi Latif melalui media Instagram memberi wejangan agar bangsa Indonesia mawas diri sebagai berikut: Saudaraku, perkembangan bangsa ini selalu mengulangi kesalahan yang sama: kita tak pernah bisa berjalan lurus. Setiap kali ada usaha untuk meluruskan sesuatu, yang terjadi malah menimbulkan lengkungan dan belokan baru. Tatkala mendapati banyak lengkungan ke kanan, setelah diluruskan bukannya menjadi lurus, sebaliknya menjadi miring ke kiri. Usaha meluruskan demokrasi berujung dengan penyelewengan baru. Usaha meluruskan sejarah berujung dengan distorsi dan sesat baru. Pangkal semua itu boleh jadi karena bangsa ini defisit manusia bijak berpikir lurus, surplus manusia kerdil berpikir sungsang.  Seperti diingatkan oleh Mohammad Hatta. Kemerdekaan melahirkan momen keemasan. Jangan sampai dalam momen keemasan itu, yang muncul hanya manusia-manusia yang kerdil.
 
Miring
 
Seperti pada lazimnya makna wejangan Yudi Latif senantiasa bijak. Namun duduk permasalahan utama an sich terletak pada istilah “miring” itu sendiri.
 

 
Kemiringan termasuk obyek bahasan geometri kompleks terkait fisika, arsitektur, geologi maupun psikologi. Akibat terkait tafsir persepsional, maka kemiringan memang merupakan suatu unsur geometris melekat pada kenisbian daya persepsional manusia yang juga secara kontekstual tergantung pada kenisbian sisi pandang.
 
Kemiringan juga bisa merupakan suatu proses arsitektural yang tidak disengaja untuk menjadi miring seperti yang terjadi pada menara Pisa, meski kabarnya sekarang proses kemiringannya sudah bisa dihentikan dengan teknologi bangunan termutakhir agar tidak ambruk.
 
Seorang yang sedang mabuk miras atau menderita vertigo juga rawan kehilangan keseimbangan tubuhnya, maka merasa berjalan lurus padahal sebenarnya miring.
 
Ada pula boneka Rusia yang teknis direkayasa sedemikian rupa sehingga apabila dimiringkan serta merta dengan sendirinya akibat daya gravitas langsung menjadi tegak lurus kembali. Sesuatu yang miring 45 derajat apabila dipandang dengan mata pada kepala dimiringkan 45 derajat sesuai kemiringan obyek yang dipandang akan tampak tegak lurus 90 derajat.
 
Lurus

Agar bangsa Indonesia bisa memenuhi harapan Yudi Latif untuk tidak berjalan miring, sebaiknya secara psiko-geometris maupun psikopersepsional dengan pedoman Pancasila, marilah kita memperkuat daya tafsir masing-masing terhadap apa yang disebut sebagai tegak lurus agar jangan keliru berjalan miring, sehingga rawan tersesat ketika menempuh perjalanan lurus menerabas kemelut deru campur debu berpercik keringat air mata dan darah.
 
Demi bersama mencapai tujuan cita-cita masyarakat adil dan makmur hidup sejahtera di negeri gemah ripah loh jinawi tata tenteram kerta raharja. MERDEKA!

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya