Berita

Lambang PKB/Net

Politik

PBNU Gandeng Korporasi Sawit, Fadli Harahap: Sebagai Partai Hijau PKB Harusnya Protes

SELASA, 08 MARET 2022 | 01:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beberapa hari lalu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) meneken kerjasama percepatan implementasi peremajaan sawit rakyat.

Merespons kerja sama itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadli Harahap berpendapat seharusnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan protes terhadap PBNU yang menggandeng korporasi sawit.

Argumentasi Fadli, PKB sejak lama telah mendeklarasikan diri sebagai Partai Hijau. Protes itu, kata Fadli, harus jadi momentum untuk menunjukkan kepedulian partai yang digawangi Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terhadap dampak lingkungan akibat perkebunan sawit.


"Kongsi PBNU dan korporasi Sawit juga akan menjadi kendala upaya pemulihan lahan gambut," demikian kata Fadli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/3)

Lebih lanjut, karena beririsan kuat dengan NU, Fadli menilai PKB adalah partai yang paling tepat melakukan koreksi terhadap PBNU jika dalam praktik organisasinya dianggap kurang pas. Misalnya, kerja sama yang justru dilakukan dengan pihak yang mengancam kerusakan lingkungan.

Meski PBNU punya alasan dterkait menjaga ekosistem perkebunan sawit berkelanjutan, dalam pandangan Fadli, selama ini mayoritas masalah yang muncul adalah masyarakat langsung berhadapan dengan korporasi sawit.

"Penyerobotan lahan, konflik agraria, dan persoalan yang timbul selama ini menunjukkan bahwa korporasi sawit adalah persoalan, baik dalam kaitan dengan ketidakadilan terhadap rakyat maupun terkait dengan kerusakan lingkungan," terang Fadli.

Dalam pandangan Fadli, seharusnya PBNU fokus pada upaya untuk pemulihan lahan gambut, pemulihan hutan alami melalui program penghijauan daripada berkongsi dengan korporasi sawit yang justru akan banyak mudaratnya.

"Ini momentum politik PKB bersuara menunjukkan keberpihakannya sebagai Partai Hijau yang peduli pada lingkungan dan keberpihakannya pada rakyat kecil," pungkas Fadli.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya