Berita

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi dan mantan Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra/Repro

Dunia

Tiga Jurus Jitu Jepang Atasi Aging Society

SENIN, 07 MARET 2022 | 23:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Fenomena aging society atau menurunnya jumlah populasi yang diiringi rendahnya angka kelahiran menjadi persoalan besar yang terjadi di negara-negara Asia Timur. Mulai dari China, Korea, hingga Jepang mengalami hal serupa.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi menuturkan, pemerintah Jepang telah berusaha untuk meningkatkan jumlah penduduk. Namun itu bukan hal yang mudah.

"Saya lupa angka pastinya. Tapi sekarang ini rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang wanita adalah 1,2 orang," ujarnya ketika berbincang dengan mantan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra di kanal YouTube Yusron Senpai pada Senin (7/3).


Saat ini, ia mengatakan, pasangan di Jepang hanya memiliki dua atau satu anak, bahkan tidak memiliki anak. Situasi ini jauh berbeda dengan zaman dahulu, ketika pasangan di Jepang umumnya memiliki tujuh hingga delapan anak.

"Karena aging society, angkatan kerja di Jepang menurun," ucapnya.

Dalam mengatasi persoalan ini, Dubes Kanasugi menyebut pemerintah Jepang telah melakukan tiga solusi. Pertama, melibatkan lebih banyak perempuan di dunia pekerjaan. Kedua, memperlambat usia pensiun.

"Misalnya jika sebelumnya orang harus pensiun pada usia 55 tahun, sekarang diubah menjadi 60 tahun. Sekarang ini generasi senior di Jepang masih sehat-sehat, karena itu kalau pensiun pun sebetulnya mereka masih kuat dan layak bekerja," jelasnya.

Solusi terakhir adalah mengundang tenaga kerja asing di Jepang.

Di samping itu, Jepang juga membuka lebar kesempatan bagi mahasiswa asing untuk menempuh studi di sana, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

"Saya berharap setelah Corona selesai nanti, mahasiswa Indonesia yang studi di Jepang pun akan jauh lebih banyak lagi," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya