Berita

Penangkapan pengunjuk rasa anti-perang di Rusia/EPA

Dunia

Protes Anti-Perang Menggelora di Seluruh Rusia, 4.366 Pengunjuk Rasa Ditangkap

SENIN, 07 MARET 2022 | 08:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 4.366 pengunjuk rasa anti-perang di Rusia dilaporkan telah ditahan setelah melakukan aksi protes di seluruh negeri.

Menurut kelompok pemantau protes independen, OVD-Info, setidaknya 4.366 orang di 56 kota berbeda ditangkap pada Minggu (6/3).  

Sedangkan Kementerian Dalam Negeri menyebut polisi telah menahan sekitar 3.500 orang, termasuk 1.700 di Moskow, 750 di St Petersburg, dan 1.061 di kota-kota lain. Kementerian mengatakan 5.200 orang telah mengambil bagian dalam protes.


Video-video yang tersebar di media sosial menujukkan ribuan pengunjuk rasa memprotes invasi yang dilakukan Presiden Vladimir Putin ke Ukraina.

"Tidak untuk perang!" dan "Tidak tahu malu!" terdengar teriakkan pengunjuk rasa bersahut-sahutan.

Di kota Ural Yekatinburg, puluhan pengunjuk rasa ditahan. Seorang pengunjuk rasa di sana terlihat dipukuli di tanah oleh polisi dengan perlengkapan anti huru hara.

Kendati begitu, video dan foto yang tersebar belum bisa diverifikasi kebenarannya.

"Sekrup sedang dikencangkan sepenuhnya. Pada dasarnya kami menyaksikan sensor militer. Kami melihat protes yang cukup besar hari ini, bahkan di kota-kota Siberia di mana kami jarang melihat jumlah penangkapan seperti itu," kata jurubicara OVD-Info, Maria Kuznetsova, seperti dikutip Reuters.

Putin mengumumkan Operasi Militer Khusus di Ukraina pada 24 Februari lalu. Dia mengatakan itu bertujuan untuk membela komunitas berbahasa Rusia di Ukraina dari penganiayaan dan mencegah Amerika Serikat menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya