Berita

Ketua Panitia Nusron Wahid saat pidato penutupan Harlah ke-99 NU/RMOL

Politik

Gelar Halaqah, PBNU Rumuskan Program Sawit Rakyat dan Perhutanan Sosial

SENIN, 07 MARET 2022 | 01:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rangkaian Hari lahir ke-99 Nahdlatul Ulama menghasilkan rumusan strategis terkait gerakan ekonomi sawit dan perhutanan sosial.

Ketua Panitia Harlah ke-99 NU Nusron Wahid mengatakan bahwa untuk program peremajaan sawit, skemanya dilakukan melalui koperasi primer.

Secara teknis, kata Anggota Komisi VI DPR RI ini, koperasinya bernama Koperasi Petani Sawit Nahdlatul Ulama (Koptasinu).


“Sehingga nanti status teman-teman semua di cabang dan wilayah adalah menjadi operator dalam melaksanakan program ini,” terang Wakil Ketua Umum PBNU itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/3).

Nusron mengatakan, dalam halaqah yang dilakukan pada Harlah di Wilayah Barat itu, perumusan dilakukan oleh tim perwakilan dari provinsi dan cabang.

Kegiatan Halaqah, kata Nusron berlangsung selama dua hari di GOR Dempo Jakabaring Sport City (JSC).

Lebih lanjut mantan Ketua Umum GP Ansor ini menjelaskan rumusan kedua tentang program perhutanan sosial. Nantinya, strateginya di tingkatan struktur dari pengurus ranting, MWCNU, dan PCNU se-Sumatra diharuskan mempunyai kelembagaan koperasi.

Dengan skema itu, Politisi Golkar ini menginginkan partisipasi dalam akselerasi distribusi perhutanan sosial bisa segera dimulai. Dengan demikian, masyarakat Indonesia yang belum mempunyai lahan dan membutuhkan lahan bisa segera menindaklanjuti.
 
Ia meminta, seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus cabang (PC) NU segera menindaklanjuti dengan rentang waktu sebulan kedepan.

"Mohon dikoordinasi masing-masing PWNU dan PCNU untuk menindaklanjutinya paling lambat satu bulan," pungkas Nusron.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya