Berita

Proses Penutupan Tanwi II Pemuda Muhammadiyah di Jambi, Minggu (6/3)/RMOL

Politik

Putuskan Khittah Jambi, Pemuda Muhammadiyah Fokus Distribusi Kader

MINGGU, 06 MARET 2022 | 23:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (4/3), Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah resmi menutup Tanwir II dengan salah satu keputusan memfokuskan gerakan menciptakan konsepsi pemuda negarawan.

Selain itu Pemuda Muhammadiyah juga, membuat keputusan organisasi dengan sebutan Khittah Jambi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto berpesan agar penguatan konsolidasi, kebersamaan, dan komunikasi berjalan di seluruh jaringan Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia.


Pria yang karib disapa Cak Nanto ini mengatakan bahwa program pemetaan potensi kader harus diikuti dengan mendidik kader sebagai negarawan muda. Tujuannya adalah mencetak kader yang siap melakukan tajdid dalam diaspora kiprah keumatan dan kebangsaan.

“Karena itu mohon Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah percepat program kaderisasi dan kemandirian. Tanpa itu semua kita akan kehilangan ruang dan waktu mengejar ketertinggalan,” pesan Cak Nanto di hadapan kader di di Ratu Convention Center, Jambi, Minggu (6/3).

Cak Nanto menegaskan bahwa keputusan dalam Tanwir, tidak hanya diperuntukkan untuk Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, melainkan seluruh kader se-Indonesia.

"Dukung dan kuatkan semua, mari kita bergandengan tangan karena kita harus bekerja keras mendistribusikan seluruh potensi kader,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tanwir II Pemuda Muhammadiyah, Rocky Candra menjelaskan, Tanwir Jambi menghasilkan tiga keputusan penting.

Beberapa keputusan itu adalah tentang konsepsi Pemuda Negarawan, Khittah Jambi, hingga keputusan AD/ART terkait Muktamar ke-18 Pemuda Muhammadiyah mendatang.

"Saya selaku tuan rumah dari Provinsi Jambi mengucapkan terimakasih kepada pimpinan yang sudah menunjuk Jambi sebagai tuan rumah," ucap Rocky Candra.

Salah satu keputusan Tanwir kedua Pemuda Muhammadiyah dengan sebutan Khittah Jambi. Ada lima poin yang menjadi garis besar perjuangan Pemuda Muhammadiyah.

Lima poin tersebut antara lain:

1. Memiliki memiliki kapasitas dan integritas untuk mengajarkan dan mengamalkan Islam yang wasathiyah,
2. Memiliki pandangan nasionalis religius dan menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan bangsa dan negara serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika,
3. Mengedepankan nilai etika politik kenegaraan yang menjadi ciri khas Persyarikatan Muhammadiyah,
4. Tanggung jawab dalam meraih dan mengawal kekuasaan demi kesejahteraan masyarakat, dan
5. Berperan aktif menyuarakan isu-isu internasional.

Dalam acara penutupan itu, juga dihadiri secara daring oleh Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan dan Menteri Investasi RI/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya