Berita

juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin/Net

Dunia

China Bantah Tuduhan Mengetahui Rencana Invasi Rusia ke Ukraina

JUMAT, 04 MARET 2022 | 06:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China mengungkapkan kegeramannya atas beredarnya kabar yang mengatakan bahwa Beijing mengetahui rencana invasi Rusia ke Ukraina dan meminta untuk menundanya sampai setelah Olimpiade Musim Dingin 2022 selesai.

Berbicara pada briefing harian pada Kamis (3/3), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan kepada wartawan bahwa kabar yang dimuat media AS itu adalah berita bohong belaka.

"Tuduhan di surat kabar New York Times adalah murni berita palsu. Mereka mengalihkan kesalahan, dan sikap seperti itu sangat tercela," kata Wang, seperti dikutip dari Global Times.


Sebelumnya,  NYT mengutip laporan intelijen Barat yang mengungkapkan bahwa pejabat senior China mengatakan kepada pejabat senior Rusia untuk tidak menyerang Ukraina sampai acara olahraga internasional di Beijing selesai.

Artikel tersebut mengklaim bahwa “laporan tersebut menunjukkan bahwa pejabat senior China memiliki beberapa tingkat pengetahuan langsung tentang rencana atau niat perang Rusia sebelum invasi dimulai.”

Terlepas dari laporan NYT, pada kenyataannya Presiden Rusia Vladimir Putin memang bertemu Presiden China Xi Jinping menjelang Olimpiade Musim Dingin.

Keduanya mengeluarkan pernyataan bersama untuk menyatakan bahwa “persahabatan antara kedua negara tidak memiliki batas,” menambahkan bahwa “tidak ada bidang kerja sama yang 'terlarang'.”

China adalah salah satu dari 35 negara yang abstain dari pemungutan suara Majelis Umum PBB pada hari Rabu, di antara 141 negara lainnya yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya