Berita

Sejumlah orang berdiri di dekat tanda Serikat Sepak Bola Rusia/Reuters

Dunia

Imbas dari Invasi ke Ukraina, Adidas Tangguhkan Kemitraan dengan Serikat Sepak Bola Rusia

SELASA, 01 MARET 2022 | 21:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dampak dari aksi militer yang dilancarkan oleh Rusia ke Ukraina ikut dirasakan oleh dunia sepak bola negara itu.

Pasalnya, perusahaan pakaian olahraga Jerman, yakni Adidas menangguhkan kemitraannya dengan Federasi Sepak Bola Rusia (RFS) dengan segera.

Hal itu diumumkan oleh juru bicara perusahaan, sebagaimana dimuat Channel News Asia pada Selasa (1/3). Meski begitu, tidak ada rincian lebih lanjut yang disampaikan oleh pihak Adidas terkait dengan langkah itu.


Meski begitu, keputusan Adidas sejalan dengan serangkaian keputusan yang dibuat oleh badan olahraga global untuk memutuskan hubungan dengan badan atau perusahaan yang berafiliasi dengan Rusia setelah perang di Ukraina.

Aksi militer yang dilakukan oleh Rusia itu telah merengut puluhan nyawa warga sipil dan ribuan lainnya mengungsi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya