Berita

CEO Rakuten, Hiroshi Mikitani/Net

Dunia

Miliarder Jepang Gelontorkan Rp 124 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan bagi Ukraina

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang miliarder Jepang bernama Hiroshi Mikitani telah menjanjikan 1 miliar yen atau setara dengan Rp 124 miliar sebagai bantuan kemanusiaan ke Ukraina.

Mikitani merupakan pendiri sekaligus CEO Rakuten, perusahaan yang berspesialisasi dalam perdagangan elektronik dan layanan onlinenya.

Janji tersebut disampaikan oleh Mikitani lewat cuitan di Twitter pada Minggu (27/2), seperti dikutip The Independent. Ia juga mengatakan telah memberitahu keputusannya kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


"Berkonsultasi dengan keluarga saya, kami keluarga Mikitani, telah memutuskan untuk menyumbangkan 1 miliar yen ke Ukraina," cuitnya.

Lewat cuitan tersebut, Mikitani juga mengunggah suratnya kepada Zelensky.

Mikitani mengatakan kepada Zelensky bahwa dia mendukung rakyat Ukraina dan sangat sedih dengan serangan militer terhadap negara Ukraina.

“Saya percaya bahwa menginjak-injak Ukraina yang damai dan demokratis oleh kekuatan yang tidak dapat dibenarkan adalah tantangan bagi demokrasi,” tulis Mikitani dalam suratnya.

“Ketika saya melihat perlawanan berani Anda terhadap serangan tak beralasan ini atas nama rakyat Ukraina, saya berpikir tentang apa yang bisa saya lakukan untuk Ukraina di Jepang dan memutuskan untuk menyumbangkan 1 miliar yen kepada pemerintah Ukraina, untuk kegiatan kemanusiaan," tambahnya.

Mikitani berharap Rusia dan Ukraina dapat menyelesaikan masalah secara damai dan rakyat Ukraina dapat berdamai lagi sesegera mungkin.

Pekan lalu, Jepang bergabung dengan negara-negara lain di Barat dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Perdana Menteri Fumio Kishida juga mengatakan Jepang berencana untuk membekukan aset Presiden Rusia Vladimir Putin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya