Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Nyatakan Operasi Militer di Ukraina Sebagai Perang, Turki Bisa Tutup Laut Hitam untuk Kapal Rusia

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 11:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki telah menyatakan operasi militer Rusia terhadap Ukraina berubah menjadi perang. Untuk itu, Ankara akan bertindak sesuai Konvensi Montreux terkait akses Laut Hitam.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu kepada CNN Turk pada Minggu (27/2), seperti dikutip Ahval.

"Dengan kondisi ini, kami akan menerapkan perjanjian Montreux. Pasal 19 cukup jelas. Pada awalnya, itu adalah serangan Rusia dan kami mengevaluasinya dengan para ahli, tentara, dan pengacara. Sekarang telah berubah menjadi perang. Ini bukan operasi militer; ini secara resmi adalah keadaan perang,” kata Cavusoglu.


Ini juga merupakan tanda yang mungkin bahwa Turki mungkin siap untuk mengambil tindakan lebih keras terhadap Rusia untuk mendukung Ukraina, dengan menutup akses Laut Hitam bagi kapal perang Rusia. .

Di bawah Konvensi Montreux 1936, Turki bertugas mengatur lalu lintas kapal masuk dan keluar dari Laut Hitam dan memiliki kekuatan untuk menutupnya dari kapal perang.

Awalnya, Cavusoglu mengatakan pihaknya tidak bisa menghentikan akses bagi Rusia karena Moskow memiliki hak untuk mengembalikan kapal ke pangkalan mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya