Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Enggan Kutuk Invasi Putin ke Ukraina, Bolsonaro: Kami Tak Akan Memihak

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 08:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Brasil Jair Bolsonaro enggan memberikan kutukan atas invasi yang dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina.

Dalam konferensi pers pada Minggu (27/2), Bolsonaro mengaku telah berbicara selama dua jam dengan Putin. Ia mengatakan Brasil akan tetap netral dalam konflik, sembari mencatat bahwa Rusia dan Ukraina adalah saudara.

"Kami tidak akan memihak, kami akan terus bersikap netral, dan membantu dengan apa pun yang memungkinkan," ujarnya seperti dikutip Reuters.


Ditanya oleh seorang reporter apakah dia bersedia untuk mengutuk tindakan Putin, dia mengatakan akan menunggu laporan akhir, atau melihat bagaimana situasi, sebelum memberikan pendapatnya.

Lebih lanjut, Bolsonaro menyebut ia menentang sanksi apa pun yang dapat membawa dampak negatif bagi Brasil, mengutip pupuk Rusia yang sangat penting bagi sektor agribisnis raksasa negara itu.

Bolsonaro juga mengatakan dia tidak berpikir pasukan Putin akan melakukan pertumpahan darah massal di Ukraina.

"Seorang kepala negara seperti Rusia tidak ingin melakukan pembantaian, di mana pun," ucapnya.

Mengacu pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, Bolsonaro mengatakan Ukraina telah meletakkan harapan bangsa mereka di tangan seorang komedian.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Brasil mengatakan, Bolsonaro tidak berbicara dengan Putin pada Minggu. Pernyataan Bolsonaro sendiri merujuk pada percakapannya dengan pemimpin Rusia di Moskow.

Baru-baru ini, Bolsonaro menolak permohonan AS untuk tidak mengunjungi Putin di Moskow, sebelum invasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya