Berita

Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Berdiri di Samping Putin, Junta Myanmar Dukung Invasi Rusia ke Ukraina

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta Myanmar telah memberikan dukungan atas langkah Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menginvasi Ukraina.

Jurubicara junta, Zaw Min Tun mengatakan langkah tersebut penting bagi Rusia untuk mengonsolidasikan kedaulatannya.

"Rusia menunjukkan statusnya sebagai negara yang kuat untuk keseimbangan kekuatan perdamaian dunia," ujarnya kepada VOA, Minggu (27/2).


Dengan pernyataan tersebut, Myanmar bergabung dengan Suriah dan Belarus yang secara terang-terangan mendukung serangan Rusia ke Ukraina.

Sementara negara-negara lain, seperti China dan India, telah menyerukan dialog.

Pada Juni tahun lalu, pemimpin kudeta Myanmar Min Aung Hlaing mengunjungi Rusia. Ada hubungan kuat antara Rusia dan angkatan bersenjata Myanmar.

Sementara itu, ASEAN juga telah mengeluarkan pernyataan terkait situasi di Ukraina, dengan menyerukan semua pihak untuk mematuhi prinsip saling menghormati dan menyelesaikan perselisihan mereka secara damai.

“Agar perdamaian, keamanan, dan hidup berdampingan secara harmonis, adalah tanggung jawab semua pihak untuk menjunjung tinggi prinsip saling menghormati kedaulatan, keutuhan wilayah, dan persamaan hak semua bangsa,” bunyi pernyataan para menlu ASEAN.

Para menteri luar negeri percaya bahwa masih ada ruang untuk dialog damai sesuai dengan hukum internasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya