Berita

Dunia

Langkah Bersejarah, Jerman Pasok Ratusan Rudal dan Seribu Senjata Anti-Tank ke Ukraina

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 06:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah langkah yang tidak disangka-sangka dilakukan oleh Jerman dengan setuju untuk memasok senjata ke Ukraina sebagai respons atas invasi Rusia.

Berlin juga tengah mempertimbangkan untuk menyingkirkan Rusia dari sistem perbankan global, SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecomunication).

Itu adalah jaringan yang digunakan lebih dari 11 ribu lembaga keuangan untuk melakukan transaksi dan mengirim pesan secara aman. Dengan menyingkirkan Rusia, maka hampir mustahil bagi lembaga keuangan mana pun untuk mengirim uang dari dan ke negara tersebut.


Dari laporan Bloomberg, Kanselir Jerman Olaf Scholz telah menandatangani perjanjian untuk menyediakan 500 rudal permukaan-ke-udara Stinger dan 1.000 senjata anti-tank kepada Ukraina.

Keputusan tersebut melanggar kebijakan tradisional Jerman untuk tidak mengekspor senjata ke zona perang sejak Perang Dunia II.

"Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik," kata Scholz ketika mengumumkan keputusan tersebut, Sabtu (26/2).

"Ini mengancam seluruh tatanan pascaperang kita. Dalam situasi ini, adalah tugas kita untuk melakukan yang terbaik membantu Ukraina mempertahankan diri melawan tentara invasi Vladimir Putin," tambahnya.

Di samping itu, Jerman juga mengatakan akan memasok 400 granat berpeluncur roket ke Ukraina melalui Belanda, bersama dengan 14 pengangkut personel lapis baja dan 10 ribu ton bahan bakar melalui Polandia.

Dalam beberapa waktu terakhir, Scholz menghadapi tekanan karena awalnya menolak mengirim bantuan militer ke Ukraina.

Namun pada Sabtu, Jerman juga meruntuhkan keputusan awalnya untuk tidak mengeluarkan Rusia dari SWIFT.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya