Berita

Taliban/Net

Dunia

Taliban Ciptakan Kekuatan Militer Besar-besaran, Rekrut Tentara Bekas Pemerintahan Lama

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban sedang menciptakan pasukan tentara besar, yang mencakup perwira Afghanistan yang bekerja di pemerintahan sebelumnya.

Di samping itu, Komisi Pembebasan Pangkat Taliban Latifullah Hakimi mengatakan, pihaknya juga sedang memperbaiki setengah dari 81 helikopter dan tentara milik Amerika Serikat (AS) yang rusak selama proses evakuasi kacau pada tahun lalu.

Sejauh ini, Taliban telah menguasai lebih dari 300 ribu senjata ringan, 26 ribu senjata berat, dan sekitar 61 ribu kendaraan militer selama mengambil alih negara.


Angkatan bersenjata Afghanistan hancur dalam menghadapi serangan Taliban menjelang penarikan pasukan 31 Agustus yang dipimpin AS.

Taliban telah menjanjikan amnesti umum untuk semua orang yang terkait dengan rezim lama, tetapi hampir semua pejabat senior pemerintah dan militer termasuk di antara lebih dari 120 ribu orang yang dievakuasi melalui udara pada hari-hari terakhir.

Ada sedikit bukti bahwa Taliban telah merekrut mantan pasukan ke dalam barisan mereka. Namu pada akhir pekan, Taliban menunjuk dua mantan perwira senior Tentara Nasional Afghanistan untuk menduduki posisi teratas di kementerian pertahanan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya