Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying/Net

Dunia

Beijing: Taiwan Bagian Tak Terpisahkan dari China, Tidak Perlu Khawatir Seperti Ukraina

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 19:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan bukan Ukraina karena sepenuhnya bagian tak terpisahkan dari China, sehingga tidak perlu khawatir terhadap invasi.

Begitu yang dikatakan oleh Kementerian Luar Negeri China menanggapi seruan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk waspada terhadap kegiatan militer Beijing yang kemungkinan memanfaatkan situasi krisis Ukraina.

"Taiwan bukan Ukraina," ujar jurubicara Kemlu China Hua Chunying di Beijing pada Rabu (23/2) seperti dikutip Reuters.


"Taiwan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari China. Ini adalah fakta hukum dan sejarah yang tak terbantahkan," tambahnya.

Selama pertemuan dengan kelompok kerja terkait krisis Ukraina, Tsai mengatakan semua unit keamanan dan militer harus meningkatkan pengawasan dan peringatan dini tentang perkembangan militer di sekitar Selat Taiwan.

"Dalam menghadapi pasukan asing yang berniat untuk memanipulasi situasi di Ukraina dan mempengaruhi moral masyarakat Taiwan, semua unit pemerintah harus memperkuat pencegahan perang kognitif yang diluncurkan oleh pasukan asing dan kolaborator lokal," kata Tsai.

Pernyataan itu tidak menyebut nama China, tetapi Beijing adalah ancaman militer paling signifikan yang dihadapi Taiwan.

Pekan lalu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga mengatakan ada risiko bagi Taiwan di tengah krisis Ukraina.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, meski Taiwan menyatakan diri sebagai negara yang merdeka dan demokrasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya