Berita

Demo buruh tolak JHT di Kabupaten Tangerang/RMOLBanten

Nusantara

Geruduk Kantor BPJS, Buruh di Tangerang Desak Permenaker 2/2022 Dicabut

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 18:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Cabang BPJS Citra Raya Cikupa, Tangerang, Banten, Rabu (23/2).

Kehadiran ratusan buruh menuntut agar Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mencabut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) 2/2022 Tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

Aspirasi mereka sampaikan dengan membentangkan spanduk, baliho dan meneriakan yel- yel hidup buruh. Mereka mendesak agar Permenaker 2/2022 dicabut, karena sudah jelas merugikan buruh.


"Kami buruh yang tergabung dalam serikat buruh SPSI akan terus  menyuarakan tuntutan kami sampai Menaker mencabut Permenaker," kata Ketua DPC SPSI Kabupaten Tangerang, Rustam dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Rustam mengatakan, keputusan Menteri Tenaga Kerja tersebut sama sekali tidak mendasar. Sebab, buruh tidak bisa mencairkan jaminan hari tuanya sebelum usia 56 Tahun atau masuk usia pensiun.

"Seluruh buruh Tangerang menolak Permenaker tersebut dan kami akan terus  menggelar demo besar-besaran, sampai menaker mencabutnya," terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaaan Cabang Kabupaten Tangerang Febri Seyo Hartono menuturkan, hari ini pelayanan BPJS ketenggakerjaan dilakukan secara online, warga yang mengurus sudah diarahkan dan dipandu oleh petugas melalui website.

"Kita tetap melayani masyarakat, namun lewat online," katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya