Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Konflik Rusia-Ukraina Ganggu Pasokan Energi, Iran Ajukan Diri Siap Ekspor Gas ke Eropa

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 10:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai salah satu pemilik cadangan gas alam terbesar di dunia, Iran menyatakan kesiapannya untuk memasok gas alam ke seluruh dunia, termasuk Eropa.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi selama KTT Forum Negara Pengekspor Gas (GECF) ke-6 di Doha, Qatar pada Selasa (22/2).

Raisi mengatakan, Iran memiliki kapasitas untuk memasok gas alam ke dunia. Untuk itu, ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendukung inisiatif yang bertujuan memastikan keamanan pasar energi global.


"Iran telah mampu meningkatkan produksi gas alam dan melaksanakan proyek-proyek signifikan di sektor minyak dan gas dengan mengandalkan keahlian dan sumber daya dalam negeri," kata Raisi, seperti dikutip Anadolu Agency.

Lebih lanjut, ia juga mendorong kerjasama antara negara-negara GECF untuk memotong sanksi yang dinilai tidak efektif lagi.

Pernyataan Raisi muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Barat terkait krisis di Ukraina, yang mengancam akan mengganggu pasar energi global.

Harga minyak pada Selasa menyentuh 100 dolar AS per barel, tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun.

Gas alam berjangka Eropa juga mengalami kegelisahan, naik lebih dari 13 persen karena Rusia memasok lebih dari sepertiga konsumsi gas benua itu.

Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran Javad Oji menyatakan bahwa Teheran memiliki kapasitas yang diperlukan untuk memasok gas ke negara-negara tetangga dan bahkan Eropa.

Oji mengatakan, meskipun konsumsi dan ekspor domestik tinggi, banyak ladang gas Iran tetap utuh, dan ladang-ladang baru juga telah ditemukan dalam beberapa tahun terakhir.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya