Berita

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Imran Khan Tantang Narendra Modi Debat di TV, Selesaikan Permusuhan Pakistan dan India

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dan Pakistan memiliki hubungan buruk sejak memperoleh kemerdekaan mereka 72 tahun yang lalu. Dua kekuatan nuklir itu bahkan tercatat sudah tiga kali berperang.

Sejauh ini, ada beragam isu yang menjadi perselisihan antara keduanya, utaranya terkait Kashmir, di mana India dan Pakistan mengklaimnya secara penuh.

Berusaha menyelesaikan perbedaan yang ada antara kedua negara, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengajak Perdana Menteri India Narendra Modi untuk melakukan debat di televisi.


"Saya akan senang berdebat dengan Narendra Modi di TV," kata Khan dalam sebuah wawancara pada Selasa (22/2), seperti dikutip Reuters.

Khan mengatakan, akan bermanfaat bagi miliaran orang di kedua negara itu jika perbedaan dapat diselesaikan melalui debat.

"India menjadi negara yang bermusuhan sehingga perdagangan mereka menjadi minimal," ucap Khan, dengan menyebut Pakistan memiliki hubungan dagang dengan semua negara.

Pernyataan Khan mengikuti komentar serupa baru-baru ini oleh pejabat tinggi komersial Pakistan, Razzak Dawood. Ia menyatakan dukungan untuk hubungan perdagangan dengan India, yang akan menguntungkan kedua belah pihak.

Wawancara Khan dilakukan pada malam kunjungannya ke Moskow, di mana ia akan bertemu Presiden Vladimir Putin. Itu adalah kunjungan pertama oleh seorang pemimpin Pakistan ke Rusia dalam dua dekade.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya