Berita

Polwan lulusan Akademi Kepolisian Kabul/Repro

Dunia

Dengan Bangga, Taliban Kenalkan 40 Polwan Baru Afghanistan

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 12:27 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Taliban tampaknya berusaha mematahkan tekanan dunia internasional, dengan membuktikan mereka ramah terhadap perempuan.

Hal itu terlihat dari unggahan jurubicara Taliban Suhail Shaheen di Twitter pada Senin (21/2) yang memperkenalkan 40 petugas polisi wanita (polwan) lulusan Akademi Kepolisian di Kabul.

"40 polisi wanita lulusan Akademi Kepolisian di Kabul. Mereka akan bergabung dengan pasukan keamanan negara untuk melayani rakyat dan negara mereka di Afghanistan yang merdeka. InsyaAllah," ujarnya, sembari mengunggah video para polwan.


Namun tidak seperti polwan pada umumnya, pada video unggahan Shaheen tersebut, mereka tidak mengenakan seragam.

Itu adalah pertama kalinya bagi seorang pejabat senior Taliban berbicara terkait pelatihan dan perekrutan perempuan sebagai aparat keamanan.

Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu, semua aparat keamanan perempuan, termasuk tentara dan polisi, berusaha melarikan diri dari Afghanistan karena takut dengan pembalasan kelompok tersebut.

Saat ini, Taliban berusaha untuk mendapatkan pengakuan internasional di tengah krisis ekonomi dan kemanusiaan yang setiap hari menghantui.

Namun komunitas internasional dengan kompak menekankan, tidak akan ada pengakuan untuk rezim Taliban di Afghanistan sampai mereka membentuk pemerintahan yang inklusif dan melindungi hak-hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan bekerja.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya