Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Kerahkan Pasukan ke Donetsk dan Luhansk, AS Evakuasi Diplomatnya ke Polandia

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk mengevakuasi sementara diplomat-diplomatnya di Ukraina ke Polandia, setelah memanasnya situasi di Donetsk dan Luhansk.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin malam (21/2) waktu setempat, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, diplomat AS di Ukraina akan bermalam di Polandia untuk alasan keamanan.

“Hari ini Departemen Luar Negeri kembali mengambil tindakan untuk keselamatan dan keamanan warga AS, termasuk personel kami. Demi alasan keamanan, personel Departemen Luar Negeri yang saat ini berada di Lviv akan bermalam di Polandia,” kata Blinken.


Ia mengatakan, diplomat-diplomatnya akan kembali secara teratur ke Lviv untuk melanjutkan pekerjaan diplomatik dan memberikan layanan konsuler darurat.

Keputusan tersebut, tegasnya, tidak mengurangi komitmen dan dukungan Washington untuk Ukraina.

“Komitmen Amerika Serikat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia tidak tergoyahkan,” tegasnya.

Di samping itu, Blinken juga menyerukan warga AS untuk meninggalkan Ukraina karena situasi keamanan yang tidak dapat diprediksi.

"Ada kemungkinan besar bahwa setiap operasi militer Rusia akan sangat membatasi perjalanan udara komersial," kata Blinken.

Setelah mengakui Donetsk dan Luhansk sebagai negara yang merdeka, Presiden Rusia Vladimir Putin juga menandatangani perjanjian dengan para pemimpin kelompok separatis wilayah tersebut di Kremlin.

Masih dalam pernyataan yang sama, Blinken menyebut pasukan Rusia terus bergerak lebih dekat ke perbatasan usai keputusan pengakuan tersebut.

"Ada laporan tentang peningkatan pelanggaran gencatan senjata di Kharkiv, Luhansk dan Donetsk dalam beberapa hari terakhir. Dan Rusia telah memerintahkan pasukan untuk dikerahkan ke wilayah yang disebut DNR (Republik Rakyat Donetsk) dan LNR (Republik Rakyat Luhansk) Ukraina," jelas Blinken.

Pekan lalu, Blinken mengumumkan pemindahan operasi kedutaan AS dari ibukota Kiev ke kota Lviv di bagian barat Ukraina.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya