Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K. Harman/Net

Politik

Kepuasan Kinerja Presiden Bukan Pembenaran untuk Perpanjang Masa Jabatan

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin yang terekam meningkat berdasarkan Survei Litbang Kompas, tetap tidak boleh menjadi dasar untuk memperpanjang masa jabatan presiden.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K. Harman menekankan bahwa kepuasan terhadap kinerja pemerintah yang kini mencapai 73,9 persen, bukan pembenaran untuk memperpanjang masa jabatan presiden.

Sebab, perpanjangan tersebut tidak dibenarkan dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.  


“Jangan karena kepuasan setinggi itu, kita ramai-ramai dukung presiden perpanjang masa jabatan. Itu menabrak konstitusi,” tegas anggota Komisi III DPR itu lewat akun Twitter pribadi, Selasa (22/2).

Survei Litbang Kompas akhir Januari 2022 mengungkap bahwa kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin mencapai 73,9 persen.

Capaian tesebut meningkat dibandingkan pada survei Oktober 2021 yang hanya 66,4 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya