Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama/RMOL

Politik

Di Mata KNPI Turki, Penganiayaan yang Menimpa Haris Pertama Membahayakan Demokrasi

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 07:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penganiayaan terhadap Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mendapat kecaman dari Turki. Adalah Ketua DPD KNPI Turki, Darlis Aziz yang menyampaikan kecaman tersebut dan meminta aparat untuk bisa mengusut tuntas dalang perkara.

Darlis Aziz menilai bahwa peristiwa ini adalah bentuk kejahatan demokrasi. Sebab, penganiayaan diduga berkaitan dengan aksi Haris Pertama yang gencar menyuarakan persoalan demokrasi dan kebijakan publik yang tidak memihak rakyat,

KNPI Turki menilai ada tendensi yang mengarah kepada pembungkaman dalam kasus tersebut.


“Ini membahayakan demokrasi kita. Belakangan ini Ketum KNPI Haris Pertama banyak menyorot persoalan publik di antaranya menyangkut Ferdinand Hutahaean dan pengungkapan 99 perusahaan sawit terindikasi ilegal," terang mantan Ketua PPI Turki 2020 itu.

KNPI Turki mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut dalang penganiayaan terhadap Haris Pertama secara tuntas.

Di sisi lain, Darlis menegaskan perilaku premanisme dengan alasan apapun tidak bisa diterima publik.

“KNPI Turki sebagai salah satu dari 3 cabang KNPI di Luar Negeri dan diaspora muda Indonesia di Turki siap mengawal kasus ini hingga terbongkar semuanya," tegasnya.

Pada Senin (21/2), Ketua Umum KNPI, Haris Pertama dikeroyok oleh orang tak dikenal di depan Rumah Makan Garuda, kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Haris Pertama mengurai bahwa berdasarkan sejumlah keterangan saksi mata, dirinya sudah dibuntuti sejak dari keluar rumah oleh terduga pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya