Berita

Yorys Raweyai/Ist

Politik

Yorys Raweyai Anggap Kongres KSPSI di Jakarta Nodai Organisasi

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 01:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Baru hitungan hari menggelar Kongres X Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jakarta, Ketua Umum KSPSI periode 2022-2027 Jumhur Hidayat sudah mendapat tekanan.

KSPSI kubu Yorys Raweyai menuding Kongres X yang telah mendaulat Jumhur sebagai Ketua Umum KSPSI adalah sebuah kegiatan ilegal yang telah menodai organisasi.

Ketua Umum DPP KSPSI Yorrys Raweyai menjelaskan bahwa Kongres X yang sedianya diselenggarakan pada 16-17 Februari 2022 urung dilaksanakan akibat peningkatan penularan pandemi Covid-19.


 â€œKongres X yang sedianya digelar pada 16-17 Februari 2022 ditunda hingga Juli atau Agustus. Bukan dibatalkan. Kita harus menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah sebagai bagian dari upaya bersama mencegah penularan Covid-19,” ujar Yorrys Raweyai yang didampingi jajaran Pengurus DPP KSPSI dalam Konferensi Pers di Gedung Nusantara III DPR RI, Senin (21/2).
 
Menurutnya, ratusan peserta dan panitia yang akan hadir dalam Kongres X KSPSI, berpotensi memicu kerumunan menjadi klaster penularan Covid-19.

“Kami tidak dapat menjamin suasana tersebut akan terkendali dengan baik di tengah penyebaran omicron yang begitu cepat,” ucapnya.

Ketua DPP KSPSI hasil Kongres Rekonsiliasi 2014 itu juga menegaskan, Kongres X yang digelar pada 16-17 Februari lalu itu yang menetapkan Jumhur Hidayat sebagai Ketua Umum KSPSI merupakan kongres ilegal.

“Kongres X di Jakarta beberapa hari yang lalu itu tidak sah dan abal-abal. Mereka yang menggelar Kongres adalah mereka yang memanipulasi kepesertaan dan menentang kebijakan pemerintah,” tutup Yorys.

Dalam Kongres X KSPSI di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Rabu (16/2), Jumhur Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KSPSI periode 2022-2027. Kongres X itu diikuti 22 DPD, 270 DPC, 13 DPP, dan 12 Serikat Pekerja Anggota (SPA) KSPSI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya