Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan bantuan secara simbolis kepada ribuan lembaga pendidikan/Ist

Politik

Dorong Guru Modernisasi Cara Mengajar, Ganjar Gelontorkan Bantuan Rp 107 Miliar bagi Ribuan Lembaga Pendidikan

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendorong para guru, terutama guru agama untuk menanamkan pendidikan karakter sejak dini. Tujuannya, agar anak-anak tak akan membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam pergaulan.

“Kita titipkan seluruh guru agama, agama apapun. Yuk, kita berikan kepada anak-anak kita pendidikan moderasi beragama,” kata Ganjar di Gedung Monumen PKK, Ungaran, Semarang, Jateng, Senin (21/2).

“Agamanya bagus, terus kemudian pergaulan antaranak-anak terus bagus ya. Kalau mereka bisa bertemu dengan berbagai kelompok, suku, agama, ras, golongan dan tiap hari mereka bisa berkomunikasi dengan baik,” tambahnya.


Menurut Ganjar, pendidikan karakter sejak dini ialah investasi. Maka, Ganjar terus mendorong para guru supaya menanamkan modernisasi dalam mengajar.

“Ya, sehingga orang itu bergaul sehari-hari dengan tetangga kiri, kanan itu adanya seneng, dan saling menghormati,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar memberikan bantuan secara simbolis kepada para guru di Jawa Tengah sebesar kurang lebih Rp 107,1 miliar. Adapun bantuan tersebut diberikan kepada 2.201 lembaga pendidikan keagamaan.

“Oh ya, sekarang kita sudah mulai mencairkan mudah-mudahan ibadah keagamaan ini bisa dimanfaatkan untuk seluruh umat yang ada di Jawa Tengah,” papar Ganjar.

Bantuan itu nantinya bakal dibagi menjadi tiga tahap dalam setahun. Pencarian dana yang diberikan di antaranya kepada LPTQ Provinsi Jateng, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Jateng, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Jateng, dan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG).

“Dan hari ini mulai kita cairkan kurang lebih Rp2,1 miliar ini untuk 405 lembaga pendidikan keagamaan. Mudah-mudahan ini bisa membantu pendidikan keagamaan dalam rangka ya membangun pendidikannya lebih maju,” tandas Ganjar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya