Berita

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, Ade Ginanjar/Ist

Politik

Desakan Musdalub Menguat, Ade Ginanjar Berpeluang Pimpin Golkar Jabar

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 00:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Desakan dari para kader agar DPD Partai Golkar Jabar segera melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) terus menguat. Munaslub dibutuhkan guna menentukan Ketua DPD Golkar definitif.

Pasalnya, Ketua DPD Partai Golkar Jabar saat ini masih diemban oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ace Hasan Syadzily, sepeninggal Ade Barkah Surahman pada Februari 2021 silam. Akan tetapi, pengurus pusat hingga kini belum mengambil langkah untuk memilih ketua definitif.

Menurut kader senior Partai Golkar Jabar, Eno Sulaena, calon terkuat untuk menjadi ketua definitif ada Ade Ginanjar. Sebab, Ade Ginanjar saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar.


"Pak Ade Ginanjar berpeluang menjadi calon tunggal di Musdalub Golkar Jabar setelah mendapatkan 18 rekomendasi tertulis dari DPD II," kata Eno, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (21/2).

Lebih lanjut, Eno menjelaskan, dari 27 DPD di Jabar di antaranya memberikan rekomendasi tertulis untuk Ade Ginanjar. Sedangkan,  6 DPD Kota/Kabupaten sisanya memberikan rekomendasinya kepada Ace Hasan Syadzily.

"Enam DPD itu adalah Kabupaten Bogor, Cirebon, Kota Cirebon, Depok, Cimahi, dan Bandung. Sementara 3 DPD lain bersikap netral dan DPD Sumedang memberikan rekomendasi pada keduanya (Ade dan Ace)" jelasnya.

Didasari hal itu, Eno meminta Partai Golkar harus segera menggelar Musdalub untuk mencari ketua definitif. Ditambah, dalam waktu dekat akan memasuki tahapan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres.

"Segera adakan Musdalub. Sekarang mayoritas pemegang suara di Musdalub Jabar menghendaki Pak Ade Ginanjar sebagai Ketua DPD. Sehingga semua pihak harus menghormati keinginan keluarga besar Partai Golkar Jabar," ucapnya.

Menurut dia, para kader dari akar rumput, kecamatan, hingga kabupaten/kota menginginkan sosok ketua yang merupakan orang Jabar tulen. Sehingga, ketua tersebut telah mengetahui kultur dan banyak makan asam garam di Jabar.

"Bukan yang ujug-ujug atau droping yang syarat kepentingan pribadi. Jabar itu provinsi yang mumpuni untuk Golkar lebih baik lagi. Saya ingin Jabar aklamasi tulen dengan kader murni. Ini demi kepentingan Golkar di Jabar dan Indonesia," tutup Eno.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya