Berita

Rudal Patriot/Net

Dunia

Balas Penjualan Senjata ke Taiwan, China Sanksi Lockheed Martin dan Raytheon Technologies

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 17:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China memutuskan untuk mengambil tindakan balasan sebagai tanggapan atas penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Yi mengatakan pihaknya menjatuhkan sanksi terhadap Lockheed Martin dan Raytheon Technologies.

"Untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan keamanan RRC, dan sesuai dengan ketentuan UU Pencegahan Sanksi Asing, pemerintah China telah memutuskan untuk mengambil tindakan balasan sebagai tanggapan atas perusahaan industri militer AS Lockheed Martin dan Raytheon Technologies, yang telah lama terlibat dalam pasokan senjata Amerika ke Taiwan," ujar Wang dalam briefing pada Senin (21/2).


Wang mengatakan, Beijing juga mendesak AS berhenti menjual senjata ke Taiwan.

"China mengulangi seruannya kepada pemerintah AS dan pihak-pihak terkait untuk mematuhi prinsip Satu China dan ketentuan Tiga Komunike Bersama AS-China, menghentikan penjualan senjata ke Taipei dan setiap kontak antara militer AS dan Taiwan," lanjut Wang.

Wang menekankan, China akan terus mengambil semua tindakan yang diperlukan dan dengan tegas membela kedaulatan dan kepentingan keamanannya sesuai dengan perkembangan situasi

Pemerintah AS menyetujui kesepakatan 100 juta dolar AS dengan Taiwan untuk memasok sistem pertahanan udara Patriot.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya