Berita

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut Pandjaitan: Mayoritas Kasus Meninggal Covid-19 karena Komorbid dan Vaksinasi Belum Lengkap

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mayoritas pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia belum mendapatkan vaksin lengkap.

Hal tersebut ditegaskan Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 19 Februari 2022 melalui RS Online.

Luhut mengatakan, dari 2.484 pasien meninggal dunia akibat Covid-19, sebanyak 73 persen di antaranya adalah orang yang belum divaksinasi lengkap.


Selai itu, 53 persen kasus meninggal dari kalangan lanjut usia (lansia), dan 46 persen memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Pasien komorbid tersebut rata-rata meninggal 5 hari sejak masuk ke dalam rumah sakit. Komorbid terbanyak ialah diabetes melitus. Yang memiliki komorbid dan khususnya diabetes melitus dan sudah terlambat datang ke rumah sakit dan belum divaksin,” ucap Luhut saat menyampaikan data terkini perkembangan Covid-19 secara virtual, Senin (21/2).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, ia menegaskan akan menekan angka kematian semaksimal mungkin dengan melakukan penanganan yang baik dengan melakukan langkah-langkah mitigasi.

“Dari arahan presiden tersebut pemerintah akan menekan angka kematian dengan memberikan respons perawatan lebih cepat kepada kelompok yang memiliki komorbid,” imbuh Menko Kemaritiman dan Investasi ini.

Guna mencegah angka kematian tinggi akibat Covid-19, pemerintah melakukan rapat dengan para pakar dan rumah sakit, kemudian telah diputuskan untuk membangun cepat interkoneksi data antara BPJS Kesehatan yang memiliki data komorbid data penambahan kasus di nar Kemenkes.

“Sehingga tidak ada penambahan kasus langsung terdeteksi apakah pasien tersebut komorbid atau tidak respon tindakan bisa dilakukan lebih cepat lagi dan akan menghindari kemungkinan-kemungkinan kematian,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya