Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terkena Ranjau Darat Milisi Houthi, Sembilan Tentara Pro Yaman Tewas

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak sembilan anggota pasukan pro-pemerintah Yaman tewas akibat ledakan ranjau darat di provinsi utara Saada pada Minggu (20/2) waktu setempat.

Hal itu dikonfirmasi sumber militer setempat yang tidak mau disebutkan namanya kepada Xinhua dan dirilis pada Senin (21/2).

"Sebuah patroli militer pasukan pro-pemerintah diserang oleh ranjau darat anti-kendaraan yang sebelumnya dipasang oleh milisi pemberontak Houthi di Albuqa di Saada," kata pejabat itu.


"Ledakan ranjau darat menghancurkan kendaraan militer dan menewaskan sedikitnya sembilan tentara di tempat kejadian," ujarnya.

Sumber tersebut mengatakan milisi Houthi baru-baru ini meletakkan ratusan ranjau darat dan berbagai jenis alat peledak rakitan di dekat Saada.

"Houthi mengepung benteng utama mereka dengan ladang ranjau darat yang luas dalam upaya untuk memblokir pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi agar tidak maju menuju benteng mereka," kata pejabat itu.

Sejumlah laporan dari beberapa organisasi kemanusiaan menunjukkan bahwa Yaman telah menjadi salah satu medan perang ranjau darat terbesar di dunia sejak Perang Dunia II.

Yaman telah terperosok dalam perang saudara sejak akhir 2014 ketika milisi Houthi yang didukung Iran menguasai beberapa provinsi Yaman utara dan memaksa pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional keluar dari ibu kota Sanaa.

Koalisi Arab yang dipimpin Saudi melakukan intervensi dalam konflik Yaman pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Hadi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya