Berita

Hybari, kereta bertenaga hidrogen pertama buatan Jepang/Net

Dunia

Menuju Nol Emisi Karbon 2050, Jepang Uji Coba Kereta Hidrogen Perdananya

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 14:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ambisi Jepang untuk mencapai nol karbon pada 2050 diupayakan lewat sektor transportasi yang ramah lingkungan.

Perusahaan kereta api terbesar Jepang, East Japan Railway Co, akan mulai menguji coba kereta berbahan bakar hidrogen pertamanya pada bulan depan.

Kereta yang dikembangkan bersama Toyota Motor Corp dan Hitachi Ltd itu diberi nama "Hybari", kombinasi "hibrida" dan burung dalam bahasa Jepang.


Proyek Hybari telah menelan biaya sekitar 4 miliar yen. Kereta dua gerbong ini disebut mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dengan kecepatan tertinggi 100 km/jam dengan pengisian hidrogen tunggal.

Menurut The Straits Times, Hybari akan menggantikan kereta api diesel dan beroperasi secara komersial pada 2030.

Jepang telah menjadikan hidrogen sebagai sumber energi bersih utama untuk mencapai target nol bersih.

Di sektor transportasi, Toyota menargetkan peningkatan sepuluh kali lipat dalam produksi mobil Mirai yang berbahan bakar hidrogen dengan model generasi kedua.

Pemerintah mengatakan Jepang bertujuan untuk meningkatkan jumlah penggunaan hidrogen menjadi 20 juta ton pada tahun 2050. Untuk mencapainya, perusahaan energi seperti Iwatani Corp dan Kawasaki Heavy Industries Ltd mencoba membangun rantai pasokan hidrogen untuk menurunkan harganya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya