Berita

Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Junta Myanmar Kritik Keinginan ASEAN untuk Ikut Sertakan Pemerintah Bayangan

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 13:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah militer Myanmar mengkritik seruan negara-negara anggota ASEAN yang meminta utusan khususnya melakukan komunikasi dengan pemerintah bayangan atau Pemerintah Persatuan Nasional (NUG).

NUG merupakan pemerintahan bayangan yang dibuat oleh anggota parlemen yang digulingkan bersama aktivis pro-demokrasi setelah junta melakukan kudeta pada 1 Februari tahun lalu.

Junta sendiri menyebut NUG sebagai kelompok teroris, yang tidak bisa diikutsertakan dalam proses perundingan damai mewakili Myanmar.


Namun selama pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Kamboja pada Kamis (17/2), beberapa negara anggota mendesak agar utusan khusus ASEAN, Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn, melakukan komunikasi dengan NUG. Seruan tersebut muncul dari Indonesia dan Malaysia.

"Kementerian mencatat bahwa sementara beberapa pertimbangan konstruktif pada pelaksanaan konsensus lima poin, dua anggota telah menyarankan utusan khusus untuk terlibat dengan asosiasi dan kelompok teroris yang melanggar hukum," kata kementerian luar negeri Myanmar, seperti dikutip Reuters.

Kemlu Myanmar mengatakan saran untuk melibatkan NUG telah melanggar prinsip-prinsip piagam ASEAN, dan merusak upaya kontra-terorisme.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri NUG Zan Mar Aung menyambut baik seruan tersebut.

Utusan khusus ASEAN telah lama berusaha mencari akses untuk mengunjungi Myanmar. Di bawah keketuaan Brunei pada tahun lalu, utusan khusus ASEAN gagal bertemu dengan Aung San Suu Kyi karena penolakan junta.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya