Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Australia Tuntut Penyelidikan Penuh Insiden Penembakan Laser oleh Kapal China

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 12:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menuntut penyelidikan penuh atas insiden pesawat pengintainya ditembak laser oleh kapal Angkatan Laut China di Laut Arafura pekan lalu.

"Kami belum menerima penjelasan. Tetapi kami bekerja melalui saluran diplomatik dan pertahanan, meminta penyelidikan penuh atas peristiwa ini, dan agar mereka (China) memberikan jawaban atas tindakan berbahaya ini," kata Morrison dalam sebuah wawancara radio pada Senin (21/2).

Kementerian Pertahanan Australia pada Sabtu (19/2) melaporkan insiden yang dialami pesawat pengintai P-8A Poseidon yang disinari laser ketika melakukan patroli di atas wilayah utara pada Kamis lalu (17/2).


Kementerian mengatakan laser tersebut ditembak dari kapal Tentara Pembebasan Rakyat Angkatan Laut (PLA-N) China yang sedang berlayar melalui Laut Arafura antara New Guinea dan Australia.

Morrison menyebut tindakan tersebut sangat berbahaya dan sembrono, yang menunjukkan intimidasi Beijing di Zona Ekonomi Eksklusif Australia.

Sejauh ini, Beijing belum berkomentar secara terbuka mengenai insiden laser tersebut.

Hubungan antara Australia dan China sendiri memburuk sejak 2018, ketika Canberra tidak menggunakan Huawei untuk proyek jaringan 5G. Kemudian keduanya bersitegang karena berbagai hal, termasuk asal usul Covid-19, perang dagang, hingga isu terkait Hong Kong, Xinjiang, dan Laut China Selatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya