Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi pembicara kunci dalam Kick Off Meeting Y20 yang dilakukan secara virtual pada Sabtu (19/2)/Ist

Dunia

Rangkaian KTT Y20 Resmi Dimulai, Bahas Tranformasi Digital hingga Perubahan Iklim

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 11:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejalan dengan presidensi Indonesia di G20, serangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (Y20) di Indonesia secara resmi dimulai.

Penyelenggaraan rangkaian KTT Y20 dimulai dengan Kick Off Meeting Y20 yang dilakukan secara virtual pada Sabtu (19/2).

Y20 Indonesia sendiri memiliki tema "Dari Pemulihan ke Relisiensi: Membangun Kembali Agenda Pemuda Setelah Covid-19”. Tema ini selaras dengan tema Presidensi G20 Indonesia, yaitu "Recover Together, Recover Stronger".


Hadir sebagai pembicara kunci, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlanggar Hartarto menekankan pentingnya pemuda sebagai mesin perubahan yang adaptif, inovatif, dan interaktif.

Kendati begitu, ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang akan dihadapi di masa depan, mulai dari digitalisasi hingga akibat pandemi.

Dalam hal ini, Airlangga mengatakan, ia yakin Y20 memiliki peran dalam pemulihan berbagai hal akibat pandemi Covid-19.

“Sekali lagi saya sampaikan dukungan kepada Y20 dalam mengumpulkan berbagai pemikiran untuk mengatasi persoalan,” ujarnya.

Selain Airlangga, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berharap pandemi Covid-19 tidak mengurangi energi pemuda Indonesia dan dunia  untuk menumbuhkan semangat berlomba dalam merespons pemulihan ekonomi dan kesejahteraan.

“Pentingnya fungsi dan peran pemuda tidak diragukan lagi menjadi perhatian pemerintah, dalam hal ini kementerian dan lembaga terkait untuk dapat terus memanfaatkan segala potensi yang ada melalui penyadaran, pemberdayaan, dan pembinaan pemuda di berbagai bidang,” kata Zainudin.

Dalam kesempatannya, Zainudin menekankan pentingnya keberagaman dan inklusi yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika dan gotong royong.

Ia juga meyakini bahwa 1,8 miliar anak muda di dunia memiliki peran utama dalam memecahkan masalah, khususnya di era pandemi.

"Kita harus berada di sana untuk mendukung dan mendorong generasi muda kita untuk berkembang dan meningkatkan kapasitas mereka untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Dijelaskan oleh Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Michael Victor Sianipar penyelenggaraan Y20 kali ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk memberikan kontribusi menghadapi tantangan yang ada saat ini. Terlebih delegasi Y20 datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintahan hingga swasta.

Michael menyampaikan ada empat isu yang akan dibahas oleh para delegasi Y20, yaitu ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet yang berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusi.

“Karena kami percaya bahwa pemuda adalah bagian dari solusi dan oleh karena itu kita harus melihat ke depan dan mempersiapkan yang terbaik yang kita bisa untuk masa depan yang lebih baik bersama,” kata Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Rayahu Saraswati Djojohadikusumo.

Youth 20 merupakan wadah bagi anak-anak muda dari seluruh negara anggota G20 untuk berdiskusi, berargumen, dan bertukar ide, hingga mencapai kesepatakan bersama terkait agenda Presidensi G20. Hasil dari KTT Y20 adalah terciptanya Y20 Communiqué.

Pasca Kick Off Meeting, akan diselenggarakan pre-summit Y20 di Palembang, Manokwari, Mandalika, dan Balikpapan. Sedangkan acara utama Y20 akan diadakan di Jakarta dan Bandung, yang keseluruhannya diselenggarakan oleh Indonesian Youth Diplomacy (IYD).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya