Berita

Partai Amanat Nasional (PAN)/Net

Politik

Tak Dapat Kursi Menteri dan Elektabilitas Mandek, Jerry Massie: Ngapain PAN Bertahan di Koalisi

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 14:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bergabung dengan koalisi pemerintahan tidak memberikan keuntungan bagi Partai Amanat Nasional (PAN) hingga hari ini.

Begitu pendapat Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, saat dimintai pandangannya terkait potensi PAN di Pemilu Serentak 2024.

"Saya nilai PAN telah salah mengambil keputusan, tapi hal ini belum terlambat (untuk diubah)," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (19/2).


Jerry mengatakan, bentuk keuntungan yang paling nyata dari bergabungnya parpol ke dalam koalisi penguasa adalah mendapat kursi di kabinet.

"Sejak awal saat mereka memutuskan paling tidak berharap 'durian runtuh' ada kursi di kabinet," tuturnya.

Di samping itu, keuntungan lainnya yang seharusnya didapat PAN adalah berkah elektoral. Namun, selama beberapa waktu ke belakang justru sejumlah lembaga survei mencatat elektabilitas PAN jauh tertinggal dari partai oposisi seperti Partai Demokrat.

"PAN dirugikan dengan tingkat elektabilitasnya kalah telak dari Demokrat. Ngapain bertahan di koalisi dengan public policy yang amburadul," demikian Jerry.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya