Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei Pilpres 2024: Masyarakat Jabar Lebih Banyak Pilih Prabowo dibanding Ridwan Kamil

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Prabowo Subianto menjadi tokoh paling banyak dipilih oleh masyarakat Jawa Barat sebagai presiden di tahun 2024.

Hal itu terlihat dari hasil survei Repro Indonesia tentang elektabilitas presiden di Jawa Barat. Ketua Umum Partai Gerindra ini berada di posisi teratas dengan tingkat keyakinan tertinggi, yakni 13,7 persen.

Menyusul Prabowo, ada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan perolehan 11,9 persen; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 8,4 persen; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 7,1 persen; dan Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar 6,9 persen.


"Hal yang menarik adalah munculnya nama baru di Jawa Barat, yaitu Muhaimin Iskandar," kata CEO Repro Indonesia Vici Sofianna Putera diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (19/2).

Kemunculan Cak Imin yang juga Ketum PKB ini menjadi temuan menarik dalam pemetaan kekuatan politik di Jawa Barat. Menurut Vici, nama Muhaimin sebelumnya tidak pernah muncul dalam survei-survei yang dilakukan di Jawa Barat.

"Maka temuan ini adalah hal yang cukup menarik dalam memetakan kekuatan politik, khususnya Pilpres di Jawa Barat," jelas Vici.

Selain itu, hasil temuan survei ini juga menemukan bahwa tiga partai yang paling banyak mewakili aspirasi masyarakat Jawa Barat adalah PDIP dengan 19,8 persen, Golkar 18,5 persen, dan PKB 16,45 persen.

Jika pemilu legislatif provinsi diadakan hari ini, maka tingkat elektabilitas partai di tingkat Jawa Barat akan dimenangkan PDIP dengan 16 persen, Golkar 14,6 persen, PKB 12,9 persen, Gerindra 11,7 persen, PKS 9,3 persen, dan Demokrat 8,9 persen.

Survei Repro Indonesia ini dilakukan pada 3 hingga 20 Januari 2022 mengambil sampel dari 9 Kota dan 18 Kabupaten di Jawa Barat yang terdiri dari 80 Kecamatan, 93 Desa, 61 Kelurahan, 331 RW, dan 442 RT di Jawa Barat.

Survei yang dilakukan secara tatap muka ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya