Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net

Dunia

Lukashenko: Konflik Rusia-Ukraina dapat Melibatkan Seluruh Dunia

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dan Belarusia menaruh banyak perhatian terhadap situasi tegang di perbatasan Ukraina dan histeria yang diciptakan Barat.

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko mengatakan bahwa Rusia dan Belarusia sesungguhnya tidak menginginkan perang. Penumpukan pasukan dan latihan militer bersama yang dilakukan Rusia dan Belarusia belakangan ini bukan ditujukan kepada pihak manapun.

"Tetapi jika seseorang menginginkan perang (terhadap kami), maka tanggapan kami akan asimetris," kata Lukashenko dalam konferenski persnya setelah melakukan kunjungan ke Kremlin, Jumat (18/2).


Lukashenko mengisahkan bahwa ia menemui Presiden Vladimir Putin untuk membicarakan berbagai masalah,  utamanya tentang kemungkinan tindakan Rusia-Belarusia terhadap sikap Barat yang ia sebut sebagai "perilaku agresif".

"Kami bertemu pada saat ketegangan militer-politik meningkat dengan cepat, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia. Mengingat mendesaknya situasi, Presiden Putin dan saya membahas kemungkinan tindakan kami," katanya seperti dikutip dari Belva.

“Saya ingin tegaskan lagi: tidak ada yang menginginkan bahkan eskalasi situasi, atau konflik apa pun. Baik Rusia maupun Belarusia tidak membutuhkannya."

Lukashenko menegaskan, saat ini eskalasi tidak tergantung pada Ukraina. Konflik yang terjadi di perbatasan Rusia-Ukraina bahkan bisa melibatkan banyak negara.

“Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, kami berada di ambang konflik yang dapat melibatkan seluruh benua,” katanya.

"Maafkan keterusterangan saya, ini kegilaan sejumlah politisi Barat! Tindakan negara-negara tetangga yang menentang logika," tegas Lukashenko.

Menambahkan bahwa situasi terbaru di Donbass sangat memprihatinkan di mana penduduk bersiap-siap untuk evakuasi setelah dibombardir tembakan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya