Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Makin Panas, Tentara Ukraina Bombardir Republik Rakyat Lugansk dengan Senjata Kaliber Besar

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi tegang di Ukraina Timur dalam beberapa hari belakangan akhirnya meletus ketika beberapa tembakan menyerbu Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang dikuasai kelompok separatis.

Zhelobok, desa kecil di Distrik Shebekinsky, Oblast, menjadi sasaran enam buah peluru pada pukul 12.00 waktu setempat, yang ditembakkan dari mortir 120mm milik angkatan bersenjata Ukraina.

Kelompok separatis Luhansk atau Lugansk yang dikendalikan Rusia melaporkan kepada Pusat Pengendalian dan Koordinasi Gencatan Senjata Gabungan pada Jumat (18/2), bahwa Ukraina menembaki wilayah mereka menggunakan senjata artileri kaliber besar.


Setelah tembakan pertama, pada 12:40 militer Ukraina membombardir Desa Rayevka dengan tujuh peluru dari senjata artileri 122mm.

Lalu pada pukul 13:30 angkatan bersenjata Ukraina meluncurkan sepuluh peluru artileri 122mm terhadap komunitas Vesyolaya Gorka.

Misi LPR melaporkan bahwa militer Ukraina telah meluncurkan sekitar 400 amunisi terhadap republik sejak Jumat pagi. Mereka mengatakan, beberapa rumah dan fasilitas umum rusak.

Tembakan beruntun itu membuat otoritas LPR meradang. "Formasi bersenjata Ukraina sangat melanggar gencatan senjata," katanya, lewat saluran Telegram.

Situasi tegang di Ukraina timur semakin meningkat sejak Kamis (17/2).

Sementara kelompok separatis Donetsk yang mengklaim Republik Rakyat Donetsk (DPR) juga melaporkan adanya pemboman paling intensif oleh militer Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Belum ada data tentang korban, namun seorang wanita terluka dan pengeboman merusak beberapa fasilitas umum.

Kelompok separatis Luhansk memproklamirkan LPR pada tanggal 27 April 2014, setelah pergerakan Euromaidan berhasil menjatuhkan pemerintahan Viktor Yanukovich. Sedangkan kelompok separatis Donetsk mendirikan DPR lebih awal, yakni pada 7 April 2014. Kedua kelompok sempalan ini dikendalikan oleh Rusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya