Berita

Kedutaan Inggris di Kiev, mengibarkan bendera Inggris dan NATO/Net

Dunia

Menyusul AS dan Kanada, Inggris Pindahkan Kedutaannya ke Lviv

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 06:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar Inggris di Ukraina untuk sementara dipindahkan dari Kiev ke Lvov. Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris (FCDO) mengumumkan hal itu pada Jumat (19/2).

"Kantor Kedutaan Besar Inggris di Kyiv untuk sementara dipindahkan. Staf kedutaan beroperasi dari kantor Kedutaan Besar Inggris di Lviv," isi pernyataan FCDO.

Inggris menjadi negara Barat terbaru yang menangguhkan operasional di kedutaan besarnya di Kyiv.


AS, Kanada, dan Australia sebelumnya telah mengumumkan untuk sementara meninggalkan kedutaan mereka di Kiev dan akan beroperasi di luar Lviv.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss telah mengumumkan hal itu pada 15 Februari lalu. Meengatakan bahwa Inggris telah merelokasi beberapa stafnya ke Lviv karena kekhawatiran ancaman invasi Rusia ke Ukraina. Namun begitu, dia berjanji untuk menjaga kehadiran diplomatik di Kiev.

FCDO terus meminta warga negara Inggris untuk meninggalkan Ukraina. Mereka yang memilih untuk tetap tinggal diharapkan agar waspada.

Barat dan Kiev baru-baru ini menyuarakan tuduhan tentang potensi invasi Rusia ke Ukraina. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam klaim ini sebagai "bohong dan tidak berdasar."

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya