Proses evakuasi Haidar yang terjebak di sumur kedalaman 25 meter di Afghanistan/Net
Insiden jatuhnya bocah ke sumur kembali terjadi lagi. Kali ini insiden nahas mengegerkan warga di sebuah desa terpencil di Afghanistan.
Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun bernama Haidar dilaporkan tergelincir ke dasar sumur di Desa Shokak, Provinsi Zabul, sekitar 400 km barat daya ibukota Kabul pada Selasa (15/2).
Setelah tiga hari terperangkap, Haidar berhasil ditarik keluar hidup-hidup pada Jumat (18/2). Namun beberapa saat setelahnya ia mengembuskan napas terakhir.
"Pada menit-menit pertama setelah operasi penyelamatan selesai, dia bernapas dan tim media memberinya oksigen. Ketika tim medis mencoba membawanya ke helikopter, dia tidak bernyawa," ujar jurubicara kepolisian Zabul, Zabihullah Jawhar kepada
AFP.
Kementerian Dalam Negeri Taliban kemudian menyampaikan duka atas meninggalnya Haidar.
"Dengan sangat sedih, Haidar muda dipisahkan dari kami selamanya," kata penasihat senior kementerian dalam negeri Taliban Anas Haqqani.
Kakek Haidar, Haji Abdul Hadi yang berusia 50 tahun, mengatakan bocah itu jatuh ke dalam sumur ketika dia mencoba membantu menggali lubang bor baru di desa yang tengah dilanda kekeringan itu.
Para pejabat menyebut Haidar dia tergelincir ke dasar lubang sempit sepanjang 25m, dan ditarik dengan tali sekitar 10m sebelum tersangkut.
Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan bocah itu terjepit di dalam sumur tetapi bisa menggerakkan lengan dan tubuh bagian atasnya.
Video itu diperoleh oleh penyelamat yang menurunkan lampu dan kamera menyusuri sumur sempit dengan tali.
Tim evakuasi menggunakan buldoser untuk menggali celah terbuka di permukaan untuk mencapai titik di mana Haidar terjebak. Sebuah batu besar menghalangi beberapa meter terakhir, sehingga para pekerja menggunakan kapak untuk memecahkannya.
Operasi penyelamatan menggunakan teknis yang mirip dengan yang dilakukan tim evakuasi di Maroko ketika berusaha menyelamatkan bocah laki-laki dari sumur sedalam 32 meter pada awal Februari.
Setelah lima hari terjebak, bocah bernama Rayan itu berhasil dievakuasi namun akhirnya meninggal dunia.