Berita

Akademisi FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Mahrawa/Net

Politik

Publik Menanti Kerja Cerdas dan Kerja Tuntas Komisioner KPU-Bawaslu Baru

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 18:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) komisioner KPU dan Bawaslu RI telah selesai digelar Komisi II DPR RI. Hasilnya, sebanyak tujuh orang komisioner KPU dan lima orang anggota Bawaslu RI berhasil terpilih.

Akademisi FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Mahrawa mengingatkan bahwa banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh mereka yang terpilih.

“Tidak mudah memang, karena masalah yang sedang dan yang akan dihadapi juga tidak sederhana,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (17/2).


Faisal mengatakan bahwa masyarakat sudah pasti menanti kerja-kerja cerdas dan kerja-kerja tuntas dari mereka. Kerja cerdas yang dimaksud berkaitan dengan menyamakan persepsi, inovasi dan konsolidasi internal sekaligus.

Berbagai macam inovasi yang disampaikan saat fit and proper test diharapkan mampu dijadikan first impression agar publik segera tahu dan percaya bahwa mereka mampu bekerja.

Sementara kerja tuntas berkaitan dengan tindak lanjut pembahasan desain dan konsep pemilu yang akan datang.

“Dalam hal ini terkait dengan tahapan, program, dan jadwal pemilu. Kerja-kerja ini harus segera tuntas karena publik menunggu agenda besar ini,” tegasnya,

Terakhir, Founder Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) ini menekankan bahwa kerjasama dengan stakeholder pemilu lainnya dirasakan sangat perlu, agar kerja cerdas dan kerja tuntas penyelenggara bisa bersenyawa dengan agenda pemerintahan lainnya.

“Juga keinginan yang sama besarnya agar tersosialisasikan dengan baik sampai akar rumput. Peran media, NGO dan penggiat pemilu termasuk di dalamnya,“ tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya