Berita

Presiden Joko Widodo melakukan pemantauan secara virtual/Repro

Politik

Gelar Vaksinasi Serentak di 12 Provinsi, Jokowi: Utamakan Kelompok Lansia dan Anak

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi Covid-19 digelar serentak oleh pemerintah pada hari ini, Kamis (17/2), sebagai upaya menekan sebaran varian Omicron yang membuat kasus positif melonjak selama dua pekan di Februari ini.

Presiden Joko Widodo melakukan pemantauan secara virtual terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak ini, yang digelar di 12 provinsi.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menekankan pentingnya vaksinasi untuk kekebalan masyarakat dari ancaman virus Covid-19.


"Ini penting sekali karena memang kasus sekarang ini sedang naik sehingga diperlukan percepatan vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak," ujar Jokowi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Selain akselerasi vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster, Jokowi juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes). Karena menurutnya, ada dua kunci utama untuk pengendalian Covid-19.

"Yang pertama, vaksinasi, kecepatan vaksinasi, baik itu vaksinasi suntikan yang kedua maupun untuk suntikan penguat (booster). Yang kedua, kembali sampaikan kepada masyarakat mengenai pentingnya prokes, utamanya pemakaian masker," tandasnya.

Vaksinasi serentak yang dilaksanakan di 12 provinsi ini dilakukan di lebih dari lima ribu titik.

Dalam peninjauan secara virtual tersebut, Jokowi menyempatkan diri berdialog dengan pelaksana vaksinasi di sejumlah titik.

Dialog dilakukan bersama warga di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Provinsi Aceh, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Kalimantan Barat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya