Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa/Net

Politik

30 Persen Keterwakilan Perempuan Tak Terwujud di KPU-Bawaslu, Begini Penjelasan Komisi II DPR RI

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Target 30 persen keterwakilan perempuan dalam komposisi Komisioner KPU-Bawaslu RI periode 2022-2027 belum dapat diwujudkan oleh Komisi II DPR RI.

Dari 7 Komisioner KPU RI dan 5 anggota Bawaslu RI terpilih, kaum perempuan hanya diwakili Betty Epsilon Idroos di KPU dan Lolly Suhenty di Bawaslu.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa menjelaskan, pada dasarnya DPR RI memiliki komitmen tinggi untuk mendorong keterwakilan 30 persen perempuan. Namun, itu merupakan hasil dari proses yang terjadi di DPR.


"Nah tapi ketika di DPR itu kan ada proses politik, ada proses negosiasi. Akhirnya ya kita hanya bisa satu lagi," jelas Saan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2).

Kendati begitu, Saan menyatakan bahwa Komisi II DPR terus mengupayakan keanggotaan KPU-Bawaslu RI yang baru ini dengan target 30 persen keterwakilan perempuan.

"Itu yang akan kita dorong KPU yang baru. Ketika nanti melakukan seleksi, melakukan pembentukan KPU-KPU di provinsi dan kabupaten/kota, Bawaslu provinsi kabupaten/kota, memperhatikan agar keterwakilan 30 persen perempuan itu bisa terwujud. Kita akan dorong di situ," demikian Saan Mustopa.

Komisi II DPR RI telah menetapkan 7 orang sebagai Komisioner KPU RI dan 5 orang sebagai Komisioner Bawaslu RI periode 2022-2027.

Tujuh Komisioner KPU adalah Betty Epsilon Idroos, Hasyim Asy'ari, Mochammad Afifuddin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Melaz.

Sementara untuk Bawaslu yakni Lolly Suhenty, Puadi, Rahmat Bagja, Totok Haryono, dan Herwyn Jefler H. Malonda.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya