Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani/Net

Politik

Gejolak Wadas Rugikan Ganjar, Puan Diprediksi Melenggang di 2024

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 13:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden untuk 2024 terus merosot di sejumlah survei. Hal ini disebabkan adanya kekisruhan di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.

Ganjar dianggap tidak pro kepada wong cilik dan lebih berpihak pada korporasi atau pemodal.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, Puan Maharani diuntungkan dengan menurunnya elektabilitas Ganjar Pranowo tersebut.


"Peluang itu (jadi Capres) semakin kecil karena elektabilitas Ganjar turun paska kasus Wadas. Turunnya elektabilitas Ganjar tentu menguntungkan bagi Puan untuk melenggang menjadi capres dari PDIP,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/2).

Dia menambahkan, kekisruhan yang terjadi antara aparat dengan warga di Desa Wadas tersebut menjadi bola liar yang merugikan Ganjar.

"Kerugian Ganjar tersebut tentu menjadi keuntungan bagi Puan,” imbuhnya.

Meski demikian, kata Jamiluddin, Ganjar masih dapat mengembalikan elektabilitasnya bila mampu menyelesaikan kasus Wadas.

"Bahkan elektabilitasnya masih bisa lebih meroket bila keberpihakannya kepada rakyat nyata, bukan hanya di Medsos,” katanya.

"Tentu setiap kenaikan elektabilitas Ganjar akan membuat Puan uring-uringan. Sebab, kenaikan elekrabilitas Ganjar akan menjadi kerikil bagi Puan untuk nyapres 2024,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya