Berita

Menkumham Yasonna Laoly mendampingi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Firli Bahuri menyerahkan piagam hak cipta lagu mars dan hymne KPK RI kepada pengarang lagu, Ardina Safitri./Ist

Politik

Kemenkumham Resmi Serahkan Hak Cipta Mars dan Hymne KPK Ciptaan Ardina Safitri

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 13:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi telah menyerahkan hak cipta lagu mars dan hymne kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Proses tersebut sebagai pengesahan hak intelektual atas lagu mars dan hymne KPK ciptaan Ardina Safitri yang merupakan istri Ketua KPK Firli Bahuri untuk ditetapkan menjadi bagian dari identitas kelembagaan.

Penyerahan ini disampaikan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly kepada Firli Bahuri dalam acara Launching Lagu Mars dan Hymne KPK di Aula Gedung Juang Merah Putih KPK, Kamis siang (17/2).


"Lagu mars dan hymne ini, kini hak ciptanya adalah milik KPK. Sehingga harapannya, seluruh insan KPK juga punya rasa memiliki yang utuh dengan mengimplementasikan pesan-pesan dalam lagu tersebut. Menumbuhkan semangat dalam bekerja dan berkarya untuk Indonesia melalui pemberantasan korupsi," ujar Yasona dalam sambutannya.

Lagu mars dan hymne KPK bermakna ajakan kepada insan KPK untuk terus berbakti kepada negeri demi mewujudkan Indonesia yang jaya, Indonesia yang bebas dari korupsi.

Ardina pun turut menyampaikan rasa bangganya, melalui lagu mars dan hymne tersebut bisa ikut berkontribusi dalam tugas pemberantasan korupsi.

"Kebanggaan bagi seorang warga negara adalah bisa turut berbakti dan berkontribusi, sekecil apa pun, sesederhana apa pun, demi ikut memajukan dan menyejahterakan bangsanya, salah satunya melalui pemberantasan korupsi," kata Dina.

Sementara itu, Firli Bahuri menilai, keberadaan mars dan hymne akan semakin menambah kebanggaan setiap insan KPK dalam melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat karena didorong oleh kecintaan pada Ibu Pertiwi.

"Lirik dalam lagu ini diharapkan bisa menjadi inspirasi seluruh insan KPK dalam bekerja dan menguatkan kecintaan kita pada bangsa Indonesia," pungkas Firli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya