Berita

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam/Net

Dunia

Kasus Covid Membludak, Hong Kong Cari 10.000 Kamar Hotel untuk Isolasi

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lonjakan infeksi Covid-19 membuat rumah sakit-rumah sakit di Hong Kong kewalahan. Saat ini, pemerintah Hong Kong juga berusaha untuk menyediakan hingga 10.000 kamar hotel untuk pasien Covid-19.

Rencana tersebut diungkap oleh Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada Rabu (16/2), setelah Presiden China Xi Jinping memerintahkan para pemimpin Hong Kong segera mengendalikan situasi Covid-19 di sana.

"Dengan perhatian penuh dan dukungan gigih dari Presiden Xi Jinping, semua masyarakat sekarang harus bergandengan tangan dalam mengatasi gelombang kelima epidemi, menunjukkan semangat Hong Kong secara penuh," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


"Saya optimis, melalui upaya bersama pemerintah dan sektor perhotelan, setidaknya bisa tersedia 10.000 kamar hotel," tambahnya.

Lam mengatakan dia telah berbicara dengan pemilik hotel lokal dan kepala keamanan Chris Tang akan mengawasi pengoperasian hotel yang berpartisipasi.

Nantinya hotel-hotel tersebut akan dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Selain itu, sejumlah laporan media lokal juga menyebut pemerintah berencana untuk melakukan tes Covid-19 hingga satu juta orang setiap harinya mulai Maret. Mereka yang tidak mematuhi aturan juga akan didenda 10 ribu dolar Hong Kong.

Seperti China daratan, Hong Kong telah mengadopsi kebijakan "Nol Covid" untuk menekan infeksi. Namun kemunculan varian Omicron membuat pusat keuangan ini kewalahan.

Pada Kamis (17/2), Hong Kong dipekirakan melaporkan sekitar 5.000 kasus Covid-19, naik dari rekor tertinggi sehari sebelumnya, yaitu 4.285 kasus Covid-19.

Sejak awal pandemi, Hong Kong sudah melaporkan sekitar 30 ribu kasus Covid-19, dengan sekitar 230 kematian.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya