Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Warga Dihebohkan Kemunculan Dusun "Fiktif" Di Demak

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 10:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Demak, mempertanyakan keabsahan munculnya jabatan perangkat desa (kepala dusun) yang diduga fiktif.

Salah seorang tokoh masyarakat, Budiharjo mengatakan, Desa Bumiharjo hanya memiliki tiga dusun, yakni dusun Bakung, Dusun Pojok, dan Dusun Bomo.

"Pada akhir tahun 2021, diangkat perangkat desa (kepala dusun) Brumbung. Sedangkan Dusun Brumbung itu tidak ada di Desa Bumiharjo," ujar Budiharjo diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (17/2).


Budi melanjutkan, munculnya dusun baru di Desa Bumiharjo janggal. Pemerintah desa diduga melakukan pemekaran wilayah, yakni membentuk dua dusun baru tanpa mengajukan ijin pemekaran terlebih dahulu ke pemerintah daerah Demak.

"Kalau untuk tahap tahap pemekaran, harusnya pemdes menggelar musyawarah desa (musdes) dengan melibatkan seluruh RT/RW, tapi sampai saat ini tidak ada. Bahkan, muncul jabatan kepala dusun, yang keberadaannya (dusun) saja kami warga tidak tau sebelah mana?" tambah Budi.

Atas kejanggalan tersebut, sejumlah warga telah mengajukan surat keberatan dan melaporkan ke pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta pemerintah kabupaten. Namun, hingga saat ini, belum ada respon dari pihak pihak terkait.

Rencananya, melalui kuasa hukum, warga akan melaporkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya