Berita

Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati/Net

Politik

Agar Tidak Disebut Hasil Cawe-cawe Politik, Komisioner KPU-Bawaslu Terpilih Harus Bekerja Independen dan Profesional

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 09:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses fit and proper test calon komisioner KPU dan Bawaslu yang digelar Komisi II DPR RI dinilai sebatas formalitas semata. Ini lantaran nama-nama terpilih sesuai dengan pesan berantai yang beredar di masyarakat sebelum uji kelayakan dan kepatutan digelar.

“Publik jadi banyak bertanya dan berasumsi. Artinya nama paket yang beredar itu namanya sudah ada, bahkan sudah beredar sebelum fit and proper test dilakukan. Sehingga ada anggapan hanya formalitas saja," kata Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (17/2).

Namun begitu, wanita yang akrab disapaNisa itu mengatakan bahwa para komisioner KPU dan Bawaslu RI terpilih harus bisa menjaga marwah penyelenggaraan pemilu. Caranya dengan tetap bekerja secara independen, profesional, dan menjaga integritas sebagai penyelenggara Pemilu 2024.


"Jangan sampai mempertaruhkan penyelenggaraan pemilu 2024," tegasnya.

Jika tidak, sambung Nisa, para komisioner KPU dan Bawaslu RI tersebut akan dinilai bahwa keterpilihan mereka hasil dari cawe-cawe elite politik.
 
“Jadi nanti akan terlihat di kinerja mereka,” tutup Nisa.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya