Berita

Ukraina/Net

Dunia

Intelijen Estonia: Rusia Kemungkinan Lancarkan Serangan Terbatas ke Ukraina Bagian Timur

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 09:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Spekulasi mengenai serangan Rusia ke Ukraina masih bertebaran, meski Moskow mengklaim sudah menarik sebagian pasukannya di perbatasan.

Badan Intelijen Asing Estonia menyebut Rusia kemungkinan akan meluncurkan serangan terbatas terhadap Ukraina, dan menghindari kota-kota besar.

"Saat ini, penilaian kami adalah mereka akan menghindari kota-kota dengan populasi besar, karena dibutuhkan banyak pasukan untuk mengendalikan daerah-daerah itu," ujar Direktur Jenderal Badan Intelijen Asing Estonia, Mikk Marran kepada wartawan pada Rabu (16/2).


"Tetapi tidak ada pemahaman yang jelas tentang jalan apa yang mungkin diambil oleh pasukan Rusia," tambahnya, seperti dikutip Reuters.

Marran mengatakan 10 kelompok tempur tentara Rusia bergerak menuju Ukraina untuk bertemu dengan sekitar 170.000 tentara yang sudah ditempatkan di perbatasan, bertentangan dengan klaim Rusia baru-baru ini bahwa pihaknya menarik pasukan kembali dari wilayah tersebut.

Marran menilai Rusia dapat membombardir Ukraina dan menduduki wilayah Ukraina timur.

"Jika Rusia berhasil di Ukraina, itu akan mendorongnya untuk meningkatkan tekanan di Baltik di tahun-tahun mendatang. Ancaman perang telah menjadi alat kebijakan utama bagi Putin," lanjutnya.

Estonia, yang berbatasan dengan Rusia, termasuk di antara banyak negara yang memantau dengan cermat ketegangan antara Ukraina dan Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya