Berita

Pakar hukum tata negara Universitas Andalas Feri Amsari/Net

Politik

Penunjukan Pj Gubernur Gerus Otonomi Daerah dan Sangat Politis

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 04:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penunjukan Pj kapala daerah seperti gubernur, walikota dan bupati oleh pemerintah dapat menggerus otonomi daerah sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

Demikian disampaikan pakar hukum tata negara Universitas Andalas Feri Amsari kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/2).

Sebab menurut Feri, kepala daerah yang merupakan pilihan rakyat nantinya akan dipimpin oleh orang-orang pilihan pemerintah pusat melalui menteri dalam negeri dan presiden.


Disisi lain, Feri melihat penunjukan Pj kepala daerah oleh Kemendagri sebagai representasi pemerintah ini dinilai sangat politis.

"Kita ketahui pilihan Kemendagri akan sangat politis apalagi menyambut tahun-tahun politik," ujar Feri.

Untuk mengubah mekanisme ini, kata dia, Presiden Jokowi dapat mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

Nantinya, Perppu tersebut dapat mengatur sejumlah mekanisme lewat perubahan undang-undang (UU).

Memang, perpanjangan masa jabatan kepala daerah tidak diatur dalam UU Pilkada. UU tersebut hanya mengamanatkan, wilayah yang kepala daerahnya habis masa jabatan pada 2022 dan 2023 akan dipimpin penjabat (Pj) pilihan pemerintah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya