Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Supaya Akar Rumput Makin Solid, Erick Thohir Bisa Maju Pilpres Bersama Tokoh Lokal

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dorongan masyarakat yang meminta Erick Thohir maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan lebih maksimal, jika Menteri BUMN itu berpasangan dengan tokoh lokal daerah tertentu.

Begitu dikatakan peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam yang mengatakan, Erick Thohir adalah tokoh yang sudah dikenal khalayak luas. Bagi dia, wajar jika dorongan dari akar rumput supaya dia ambil bagian di Pilpres 2024 kian menguat.

“Pak Erick Thohir ditempatkan menjadi calon presiden ya karena daya edar Pak Erick Thohir yang berada di gelanggang politik nasional dan wajar jika membidik arena kontestasi nasional,” kata Surokim kepada wartawan, Rabu (16/2).


Dalam pandangan Surokim, kiprah jejaring Erick akan semakin teruji jika di Pilpres 2024 nanti dia menggandeng tokoh lokal. Tentu saja, akan memaksimalkan suara dia di akar rumput.

“Ikhtiar menggandeng tokoh lokal bisa menjadi cara cepat untuk bisa menunjukkan kepada publik, relasi power dan jejaringnya. Karena Pak Erick Thohir sebagai tokoh dan anggota kabinet strategis, relasinya tentu kuat secara ekonomi politik dan memiliki jaringan luas,” terangnya.

Dia mencontohkan seperti dorongan yang muncul di Jawa Timur di mana santer diusulkan Erick Thohir maju dengan berpasangan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atau Menteri Sosial Tri Rismaharini yang memang keduanya asli wilayah tersebut.

Menurutnya,dua pilihan wakil yang ditawarkan oleh warga Jatim tersebut lumrah dan tentu juga memberi dampak elektoral, baik kepada Khofifah maupun terhadap Risma.

“Logika memasang-masangkan paslon tentu boleh-boleh saja, akan punya manfaat untuk keduanya. Anggap saja sebagai medium mengenalkan diri lebih luas,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya